Ketua GP Ansor Buka Kompetisi Futsal Santri Sarungan

berita terbaru nu kita
Futsal Sarungan dibuka langsung oleh Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Malang, Husnul Hakim Sy di Lap. Bintang Futsal, Kepanjen, Kabupaten Malang, (23/10/2017). (Foto: Nukita.id)
Senin, 23 Oktober 2017 - 09:34 WIB | Dilihat: 11.42k

NUKITA.ID, MALANGGP Ansor Futsal Championship adalah salah satu dari rangkaian dari acara Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Malang dalam menyambut Hari Santri Nasional 22 Oktober. Acara tersebut dibuka langsung oleh Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Malang, Husnul Hakim Sy di Lap. Bintang Futsal, Kepanjen, Kabupaten Malang, Senin, (23/10/2017).

 
Sebelumnya GP Ansor Kabupaten juga menjadi promotor dalam 'Jalan Sehat Santri' yang dilaksanakan di Std. Kanjuruhan, Kepanjen yang dihadiri ribuan peserta se-Kabupaten Malang.
 
Kompetisi yang diikuti 64 tim dari Pondok Pesantren, Sekolah, Madrasah, dan Pemuda se-Kabupaten Malang ini memiliki aturan cukup unik. Yakni, para pemain wajib memakai sarung dalam pertandingannya.
 
Ketua GP Ansor Kabupaten Malang, Husnul Hakim Sy menyampaikan jika futsal sarungan ini untuk memperingati hari santri. "Sarungan identik dengan santri, maka dari itu futsal ini para pemain wajib pakai sarung," katanya.
 
Dalam rencananya kompetisi tersebut akan dilaksanakan selama dua hari mulai 23-24 Oktober 2017 dan memperebutkan uang pembinaan dengan total hadiah 5 juta. Yang masing-masing juara 1 mendapat 2,5 juta, juara 2, 1,5 juta, dan juara 3, 1 juta.
 
Husnul menambahkan jika futsal bersarung ala santri ini engingatkan kembali para santri ketika berada di Pondok Pesantren. "Futsal sarungan ini bertujuan mengingatkan kembali para santri akan kehidupan di Pondok yang tiap hari memakai sarung dan sepak bola pun sarungan," ujarnya.
 
Husnul juga berharap nantinya dari kegiatan ini dapat menumbuhkan rasa cinta pada tradisi pesantren. "Saya pribadi mewakili sahabat-sahabat GP Ansor Kabupaten Malang sebagai penyelenggara berharap dari kegiatan ini dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap tradisi pesantren dan menemukan bibit pemain profesional futsal dari kalangan pesantren," pungkasnya.(*)

Pewarta : Dena Setya Utama
Editor :
Tags : , , , , , ,

Comments: